KOMPONEN AKTIF ELEKTRONIKA
Komponen Aktif Elektronika adalah komponen listrik yang
mampu mengendalikan arus listrik akibat pergerakkan elektron yang dihasilkan
dalam hampa udara hasil pemanasan (thermionic) dari logam penghantar atau hasil
pemberian tak-murnian (doping) dalam zat padat (ionic)
Contoh dari komponen Aktif:
- Tabung Elektron (Vacuum Tube)
- Piranti Semikonduktor (Semiconductor Devices)
Tabung Elektron (Vacuum Tube)
Tabung elektron
merupakan komponen elektronika yang berbentuk tabung silinder yang di dalam
ruang hampa atau sebagian dihampakan terjadi penghantaran elektronis. Di dalam
tabung electron terpasang elektroda-elektroda dan pemanas (heater).
Elektrode yang berfungsi sebagai sumber elektron dan diberi tegangan
negatif, disebut Katoda. Sedangkan
elektrode yang berfungsi untuk menarik awan elektron hasil pemanasan pada
katoda dan diberi tegangan positif disebut Anoda. Elektrode lainnya adalah
elektrode yang difungsikan untuk pengaturan pergerakkan elektron disebut Kisi
(Grid).
Tabung elektron
terdiri dari: Tabung Diode, Tabung
Triode, Tabung Tetrode, Tabung Pentode.
Tabung Diode
Dioda ialah jenis VACUUM tube yang memiliki dua buah
elektroda. Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari
Inggris yang bernama Sir J.A. Fleming (1849-1945) pada tahun 1904.
Struktur dan skema dari dioda
dapat dilihat pada gambar 7 di atas.
Pada dioda, plate diletakkan dalam posisi mengelilingi katoda sedangkan heater disisipkan di dalam katoda. Elektron pada katoda yang dipanaskan oleh heater akan bergerak dari katoda menuju plate.
Pada dioda, plate diletakkan dalam posisi mengelilingi katoda sedangkan heater disisipkan di dalam katoda. Elektron pada katoda yang dipanaskan oleh heater akan bergerak dari katoda menuju plate.
Tabung
Triode
Pertama kali dioda ditemukan oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama
Dr. Lee De Forest (1873-1961) pada tahun 1906, dengan menambahkan sebuah
elektroda tambahan yang diberi nama control grid diantara katoda dan plate dari
dioda yang sebelumnya telah dicipatakan oleh J.A Fleming
Tabung
Tetrode
Tetrode ialah tabung yang memiliki 4 buah elektroda yaitu katoda, control
grid, plate dan screen grid sebagai elektroda tambahan yang tidak dimiliki oleh
trioda. Struktur dan simbol dari tetroda dapat dilihat pada Figure 19.
. Tabung
Penthode
Pentode dikembangkan dari tetrode dengan menambahkan elektroda ke 5 yaitu
suppresor grid, sehingga pentoda memiliki lima buah elektroda yaitu katoda,
control grid (g1) screen grid (g2), suppressor grid (g3) dan plate. Tujuan disisipkannya
suppressor grid pada pentoda ialah untuk mencegah terjadinya emisi sekunder
pada plate yang berakibat menurunkan arus plate.
. Piranti Semikonduktor (Semiconductor Devices)
Semikonduktor
: 1. Intrinsik (Semikonduktor Murni)
2. Ekstrinsik (Semikonduktor tak murni)
- Dioda
- Transistor
- IC
- Thyristor/SCR
- Triac, Diac, dll
Semikonduktor a/ unsur yang susunan atomnya
memiliki elektron
Valensi
lebih dari 1 dan kurang dari 8. Tetapi yang paling semikonduktor adalah unsur
yang atomnya memiliki 4 elektron valensi .
1<
semikonduktor > 8
- Semikonduktor Intrinsik, merupakan bahan semikonduktor yang tidak mengandung atom-atom tak-murnian (impuritas) sehingga hantaran listrik yg terjadi pada bahan tsb adalah elektron dan lubang (hole) prosesnya dipengaruhi oleh keadaan suhu / temperatur
- Semikonduktor Ekstrinsik, merupakan bahan semikonduktor yang mengandung atom-atom pengotor, dimana pembawa muatan didominasi oleh elektron atau lubang saja.
Dioda
Dioda
adalah komponen elektronik dgn dua (di) elektroda,
yaitu Ano- da dan Katoda. Dioda terbentuk dari
penggabungan 2 semikonduktor tak murni tipe P dan tipe N. Bahan tipe P akan
menjadi Anoda sedangkan bahan tipe N akan menjadi Katoda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar